Papandayan Summit III: Boost Your Scouting Experience

JAKARTA – Dewan Kerja Kwartir Ranting Kebayoran Lama sukses menggelar kegiatan Papandayan Summit III (Pertemuan Penegak dan Pandega Kebayoran Lama) pada Sabtu, 28 Februari 2026. Bertempat di SMK Pandawa Budi Luhur, acara ini menjadi ajang bergengsi bagi Pramuka Penegak dan Pandega di wilayah Kebayoran Lama untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus adaptasi di era digital.

Kegiatan dimulai tepat pukul 14:00 WIB yang dibuka dengan prosesi sakral Pembukaan Senjata Adat. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat pembacaan sandi tersebut ditegaskan, menandai dimulainya pertemuan besar para pandu muda ini.

Rangkaian materi inti dibagi menjadi dua sesi yang sangat kontras namun esensial:

Materi I: Pemuliaan Jenazah (Praktik Mengkafani)
Disampaikan langsung oleh Ka Neneng selaku Andalan Kwartir Ranting Kebayoran Lama. Materi ini tidak hanya teori, tetapi juga melibatkan praktik langsung cara membungkus jenazah dengan kain kafan. Para peserta diajak memahami langkah-langkah presisi dalam memotong kain, meletakkan tali, hingga teknik membungkus yang benar sesuai syariat. Materi ini bertujuan agar anggota Pramuka memiliki bekal kemanusiaan dan spiritual yang kuat di tengah masyarakat.

Materi II: Scout Influencer
Memasuki sesi kedua, suasana menjadi lebih dinamis dengan hadirnya Ka Zahra dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Jakarta Selatan sekaligus perwakilan Racana UIN Jakarta. Beliau memaparkan betapa pentingnya peran Pramuka di media sosial. Para peserta ditantang untuk menjadi wajah positif gerakan Pramuka di dunia maya.

Saat materi Scout Influencer berlangsung, antusiasme peserta memuncak ketika mereka diminta langsung mempraktikkan teori dengan membuat Vlog Kegiatan. Riuh kreativitas terlihat saat peserta mulai mengambil sudut pandang kamera terbaik untuk mengabadikan momen Papandayan Summit.

Momen Kebersamaan dan Penutupan
Menjelang petang, kegiatan dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama. Momen ini menjadi ruang bagi para peserta untuk mempererat tali silaturahmi dan berdiskusi santai antar pangkalan.

Acara ditutup dengan prosesi Penutupan Senjata Adat yang menandakan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan secara resmi. Sebagai kenang-kenangan, seluruh peserta dan pemateri melakukan sesi Foto Bersama dengan penuh keceriaan.

Kesan dan Pesan Kak Wakanaji Subanarto Dari Sma Muhammadiyah 18 Jakarta

“Saya merasa sangat bersyukur bisa berpartisipasi dalam Papandayan Summit 3. Meskipun ini adalah kali pertama saya bergabung, bagi saya pribadi kegiatan ini sangat berkesan karena dikemas secara aktif dan menyenangkan.

Selain keseruannya, acara ini juga memberikan wawasan yang sangat bermanfaat. Materi yang disampaikan sangat beragam, mulai dari hal yang bersifat spiritual seperti tata cara perawatan jenazah, hingga materi praktis yang membuka peluang bagi kami untuk belajar mencari penghasilan tambahan. Sangat edukatif dan aplikatif untuk kehidupan sehari-hari.

Pewarta : Reza Pahlevi (Ketua DKR Kebayoran Lama)

Tranding Pos